Dikira Benjol karena Gigitan Nyamuk, Lengan Seorang Gadis Membengkak Hingga Harus Diamputasi
Pada awalnya, kehidupan perempuan cantik ini baik-baik saja.
Hingga pada bulan Oktober 2012 dia melihat ada sebuah benjolan kecil di lengan kirinya.
Mulanya, dia mengira itu hanyalah karena gigitan nyamuk belaka.
Namun, kian hari benjolan tersebut semakin besar.
Keluarga dari perempuan bernama Joy Arcilla ini akhirnya memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit.
Dari situlah diketahui jika Joy Arcilla menderita Sarkoma Ewing.
Penyakit Sarkoma Ewing adalah suatu penyakit tumor ganas yang menyerang tulang maupun jaringan lunak.
Sarkoma Ewing ini sendiri sebenarnya termasuk penyakit yang jarang ditemui.
Penyakit langka tersebut paling banyak diderita oleh anak-anak yang berusia belasan tahun sampai umur 20 tahun.
Saat pertama kali didiagnosa menderita penyakit mematikan ini, Joy Arcilla berusia 16 tahun.
Mengetahui dirinya menderita kanker membuat perempuan asal Filipina ini merasa ketakutan.
Pada bulan April 2013, Joy Arcilla dioperasi untuk pertama kalinya.
Disusul pada bulan Februari 2014 dia menjalani operasi yang kedua kalinya.
Setelah itu, Joy Arcilla menjalani kemoterapi yang menyebabkan dirinya mengalami beberapa efek samping.
Misalnya saja mual, kehilangan nafsu makan, insomnia hingga tubuhnya melemah.
Bahkan yang paling menyedihkan adalah ketika Joy Arcilla lambat laun mengalami kebotakan.
Sayangnya, kemoterapi tak membuat wanita muda itu kunjung membaik.
Kemudian dia mulai melakukan diet dengan hanya memakan sayur-sayuran, buah-buahan dan makanan bergizi lainnya.
Sayang, upaya tersebut tidak menghentikannya dari kanker.
Pada tahun 2015, benjolan di lengannya itu tumbuh lagi dan lebih agresif dari yang sebelumnya.
Memikirkan tentang operasi dan kemoterapi membuat Joy Arcilla frustrasi.
Akhirnya dia memutuskan untuk mencoba sesuatu yang lain lagi.
Dia menjalani diet yang lebih ketat dari yang sebelumnya.
Namun, upayanya tersebut tetap sama saja, gagal.
Dia harus rela menjalani proses pahit kemoterapi lagi.
Hingga pada akhirnya dokter memutuskan untuk mengamputasi lengan kiri Joy Arcilla.
Hal tersebut sengaja dilakukan agar kanker tidak merembat ke anggota tubuhnya yang lain.
Mengetahui kenyataan tersebut membuat dirinya sangat terpukul.
Dia tak bisa membayangkan hidup hanya dengan satu lengan.
Joy Arcilla dan keluarganya konsultasi ke dokter lainnya.
Jawaban yang sama pun diperoleh, jalan satu-satunya hanyalah amputasi lengan kiri.
Lagi-lagi Joy Arcilla frustrasi.
Kemudian, Joy Arcilla sadar bahwa tubuhnya jauh lebih penting.
Akhirnya pada Desember 2017 dokter mengamputasi lengan kirinya.
Operasinya berhasil.
Kini, ia hidup dengan satu lengan.
Meskipun operasinya berhasil, kini ia harus beradaptasi dengan kehidupannya yang sekarang.
Joy arcilla membagikan kisahnya ini di akun facebook miliknya dengan nama akun Joy Arcilla.
sumber
